Memaknai Idul Fitri

makna lebaranIdul Fitri adalah bulan penuh kemenangan, semua umat Islam di muka bumi ini bersuka ria menyambut hari raya Id ini. setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan mereka menyambut hari yang fitri tersebut dengan penuh suka cita dan gembira.

Saat terbenamnya matahari 29 Ramadhan 1430 H, gema takbirpun berkumandang di seantero alam, sahut bersahutan membesarkan Asma Allah. alampun sepertinya sedih meninggalkan Ramadhan seiring gerimis yang turun perlahan.

(more…;)

Ramadhan Dan Tradisi Buka Bersama

Ramadhan adalah bulan penuh hikmah, bulan penuh berkah dan bulan penuh ampunan, banyak sekali hikmah yang dapat kita peroleh di bulan Ramadhan. sudah sepantasnyalah hal ini kita syukuri.

ada satu tradisi di bulan Ramadhan yang selalu diadakan, yaitu Buka Bersama, entah itu dilakukan di Rumah, Hotel, Restaurant, Mesjid atau di Kantor. tradisi ini memiliki nilai sosial yang tinggi, intinya adalah berbagi dengan sesama.

Kegiatan buka bersama adalah bentuk dari kepedulian dan dalam rangka menjalin tali silaturrahmi antara sesama umat muslim. acara ini biasanya diawali dengan Tausyiah atau ceramah agama oleh Ustadz dan dilanjutkan dengan Buka bersama, Shalat Berjamaah dan Makan Bersama.

Kemarin saya menghadiri acara buka bersama di kantor, sederhana dan yang paling berkesan adalah Tausyiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadznya, saya lupa nama beliau. isi Tausyiah tersebut sangat sangat berkesan dan memberi pelajaran yang mendalam.

Menurut beliau tanda tanda orang yang bertaqwa itu antara lain adalah Selalu Bersyukur – berbagi dalam kesejahteraan, maupun berbagi dalam kesusahan. salah satu bentuk berbagi tersebut adalah buka bersama, yaitu berbagi dalam hal kesejahteraan.

Selanjutnya beliau juga mengatakan bahwa kita harus bisa mengendalikan diri, tidak berlebihan terhadap sesuatu hal. Tausyiah yang pendek tersebut ditutup dengan do’a bersama.

Ya Allah, ampunilah kami, orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara seagama, sahabat-sahabat kami, orang-orang yang mencintai kami karena Engkau, orang-orang yang berbuat baik kepada kami dan bagi kaum muslimin muslimat, mukminin dan mukminat, wahai Tuhan penguasa alam semesta. Sesungguhnya Engkau Maha mendengar doa. Amin

Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memelihara wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, Ya Allah peliharalah wajah kami dengan kemudahan rezeki dan jangan Engkau merendahkan kami dengan kesempitan rezeki-Mu. Maka peliharalah diri kami dari meminta-minta hajat kami kecuali kepada-Mu dengan kemurahan dan kaunia-Mu. Wahai dzat yang paling penyayang. Amin

Wahai Dzat Yang Maha Hidup, Wahai Dzat yang terus menerus mengurus makhluk-Nya, dengan rahmat-Mu kami mohon pertolongan, terimalah doa kami, Wahai Tuhan Kekalian Alam. Amin

Ya Allah, peliharalah kami dari musibah yang Engkau turunkan, berikanlah kami nikmat-nikmat-Mu dan jadikanlah kami hamba-hamba yang mendapatkan kebaikan, bukan hamba-hamba yang mendapat ujian, dengan rahmat-Mu, Wahai yang paling penyayang diantara yang penyayang. Anugerahkan kepada kami kesehatan lahir dan bathin. Amin

Wahai Yang Maha Lembut, Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Menerima tobat lahi Maha Penyayang.Amin

Ya Allah, yang melepaskan kesulitan, yang menghilangkan kesedihan, yang memenuhi permohonan orang-orang yang dalam keadaan terpaksa, Yang Maha Pengasih dan Penyayang di dunia dan akhirat. Amin

Do’a Siapakah Yang Lebih Dikabulkan

doa

Beberapa waktu yang lalu, saya dikirimi e-mail oleh seorang teman kantor, tentang cerita 2 orang lelaki yang terdampar di sebuah pulau dan mereka saling berdo’a. Do’a siapakah yang lebih dikabulkan. simak cerita berikut ini.

Sebuah Kapal karam di tengah lautan karena terjangan badai besar dan ombak yang sangat dahsyat. ternyata ada dua orang lelaki yang berhasil menyelamatkan diri, mereka berenang hingga menjumpai sebuah pulau kecil yang gersang. dua lelaki yang selamat tersebut tidak tahu apa yang harus dilakukan, namun mereka masih memiliki keyakinan bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdo’a pada Tuhan.

Untuk mengetahui Do’a siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil tersebut menjadi dua wilayah. dan mereka tinggal sendiri sendiri berseberangan di sisi sisi pulau tersebut.

(more…;)

Recommended Products

Member Of

Blogger Bertuah

Blog Info